Minggu, 13 April 2014
Manfaat Mengucapkan Kalimat 'Alloh' Bagi Kesehatan
Minggu, 23 Maret 2014
Ini Tidak mungkin, Muhammad pasti Menggunakan Mikroskop!
Pada suatu waktu, ada sekelompok mahasiswa yang menunujukkan referensi al-Qur’an tentang ‘Penciptaan Manusia’ kepada Profesor Keith L Moore, lalu sang Profesor melihatnya dan berkata :
Kamis, 30 Mei 2013
Diantara Fakta dan Rahasia tentang Lalat
" Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, 'Jika ada lalat jatuh di dalam minuman salah satu di antara kalian, maka hendaklah ia membenamkan seluruhnya, kemudian buanglah. Sebab, sesungguhnya pada salah satu sayapnya terdapat kesembuhan (obat) dan pada sayap yang lain terdapat penyakit." Hadis Sahih Riwayat Bukhari (3320), Abu Daud (3844), Ibnu Majah (3505)]
Dalam hadits lain disebutkan: "Dari Abu Said al-Khudri, Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, 'Jika ada lalat jatuh ke dalam makanan salah satu di antara kalian, maka benamkanlah." (Hadits Riwayat Ahmad)
HUKUM AIR YANG MENGANDUNG LALAT
Mayoritas ulama berpandangan: Air yang sedikit tidak menjadi najis jika dimasuki dengan sesuatu yang tidak najis.
DAKWAAN ORANG YANG MENENTANG HADIS INI
Sebagian orang Islam dan orang bukan Islam telah mengolok-olok hadis ini. Diantara mereka, ada yang mengatakan: Bagaimana bisa berkumpul antara racun dan obat pada sayap lalat? Bagaimana lalat bisa tahu sehingga dia mampu mendahulukan sayap yang memiliki racun dan memperlambat sayap yang memiliki obat? Apa yang membuat ia begitu pandai?? Imam al-Khatabi berkata: "Ini adalah pertanyaan orang yang benar-benar jahil atau memang hanya berpura-pura bodoh. Seorang yang dapat merasakan kehidupan dalam dirinya dan kehidupan seluruh hewan, dia akan menemukan bahwa terkumpulnya udara panas dan dingin, kering dan basah yang saling berlawanan dimana ketika bertemu maka akan saling merusak. Tetapi Allah mampu untuk menyatukannya dan menjadikannya sebagai kekuatan hewan agar tidak ada orang yang akan mempertikaian akan terkumpulnya penyakit dan obat dalam satu hewan. Dialah yang memberi ilham kepada lebah untuk membuat rumah yang sangat menakjubkan serta mengeluarkan madu dan Dia juga yang mengilhami semut agar mencari makanan rujinya serta disimpan untuk kebutuhan hidupnya, Dialah yang menciptaan lalat dan mengajarinya agar mengedepankan sayap penyakit terlebih dulu kemudian sayap penawarnya. Semua itu adalah keinginan Allah untuk menguji hamba-Nya sehingga wujud ta'abbud (ibadah). Pada segala sesuatu ada pelajaran dan hikmah. Dan tidak ada yang dapat memahaminya kecuali orang-orang yang berakal " (Kitab Maalim Sunan 4:239]
Ibnu Jauzi juga mengatakan: Apa yang disebutkan itu tidaklah aneh, karena lebah pun mengeluarkan madu dari bagian atasnya, dan mengeluarkan racun dari bagian bawahnya.
KAJIAN ILMIAH
Sebagian orang meragukan kebenaran hadits ini, padahal hadits ini memiliki sanad yang shahih serta perawi yang dapat dipercaya. Mengapa? Karena, mereka belum mengetahui fakta ilmiah dibalik anatomi lalat. Fakta Ilmiah: Sains modern berhasil menjelaskan tentang konsep toksin-antitoksin dalam tubuh makhluk hidup diantaranya lalat.
Penelitian ilmiah telah menemukan bahwa, lalat akan mengeluarkan elemen kecil dari jenis enzim yang dinamakan bacteriphages yaitu, suatu organisme kuman yang merugikan makhluk hidup lain. Ini merupakan kuman yang sangat kecil, berukuran panjang 20; 25 mμ. Jadi, ketika lalat jatuh ke dalam air, harus lalat tersebut dicelup karena ia akan mengeluarkan kuman bacteriphages yang melawan bakteri perusak. Pernah terjadi di Negara India pada tahun 30an. Mereka dilanda wabah kolera (Kolera). Bahkan, ada yang mengatakan; rakyat india akan mati karena kolera. Dan lalatlah penyebabnya, lalat tidak sehat dan tidak pula menyembuhkan .. semua orang akan mati ..
Namun, setelah dua minggu, dokter telah menemukan rakyat India semakin pulih. Mengapa? Ada alasan: karena lalat telah mengganti bakteri yang menyebabkan penyakit ini. Dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lain, yang dinamakan bacteriphagesyang membunuh bakteri menggunakan sayap kedua. Lalat turun ke sumur-sumur, dan masuk ke dalam air dan membunuh bakteri. Rakyat India minum, dan mereka sembuh. Dimulailah kesehatan secara perlahan dalam tubuh mereka.
M.A. Stewart, pada tahun 1934, menemukan lalat berbentuk larva, ketika 'dicelupkan' ke dalam luka-luka, mengeluarkan bahan amonia dan kalsium karbonat yang membuat luka itu alkali. Dalam kondisi ini kuman-kuman dapat dibunuh di samping meredakan bengkak dan mencegah kematian sel-sel. Selain itu larva-larva ini berperan menelan kuman-kuman bakteri dan membunuhnya. S.W. Simmons pada tahun 1935 itu menemukan, lendir yang dikeluarkan oleh larva mampu membunuh kuman-kuman berbahaya seperti Staphylococcus aureus, Haemolytic streptococci dan Clostridium welchii. Tambahan dari itu, pada tahun yang sama, W. Robinson menemukan larva juga mengeluarkan allantoin. Allantoin adalah bahan protein yang membantu pertumbuhan sel-sel. Temuan-temuan ini dilaporkan dalam buku Insect Immunology karangan Edward Steinhaus.
Penemuan-penemuan ini membuat larva lalat begitu populer digunakan untuk mengobati luka-luka terutama pada tahun 1930-an. Walau bagaimanpun popularitasnya mulai menurun setelah penemuan obat-obat antibiotik. Baru-baru ini, mulai tahun 1982, penggunaan larva menjadi populer kembali berdasarkan penelitian-penelitian ilmiah terbaru. Hal ini dilaporkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indiana di Sound Medicine: October 10, 2010 Sebagai contoh, ia dicadangkan untuk digunakan untuk mengobati luka akibat diabetes. Hal ini dilaporkan dalam jurnal Diabetes Health terbitan Maret 1995. Antara lembaga medis yang telah menggunakan pendekatan ini adalah Long Beach Veterans Affairs Medical Center. Di Belanda pula dokter melaporkan mereka berhasil merawat sebelas kasus luka yang parah dengan menggunakan larva lalat. Metode ini berhasil mengontrol infeksi kuman dan menyelamatkan kasus ini dari operasi amputasi. Hal ini dilaporkan dalam jurnal Clinical Infectious Diseases.
Anatomi tubuh lalat yang nyaris dipenuhi bulu sangat mendukung penularan penyakit. Saat ia hinggap pada suatu benda yang penuh kuman, ia membiarkan kuman tersebut menempel ditubuhnya dan sebagian lain dimakan olehnya dan menghasilkan senyawa antibacterial. Lalat terbukti memojokkan bakteri sampai ujung sayapnya, itulah mengapa jika lalat jatuh ke dalam makanan atau minuman dengan sendirinya lalat akan melepaskan kuman tersebut. Sementara, bagian untuk melindungi dari kuman (antibacterial) ini berada dalam perut lalat (dekat dengan salah satu sayapnya).
Dengan demikian, apabila ada penyakit yang disebabkan oleh lalat, maka penawarnya terdapat pada bagian terdekat dari penyakit itu (yaitu pada bagian sayap lainnya). Sehingga, dengan mencelupkan lalat ke dalam minuman dan membuangnya, cukuplah kiranya untuk membunuh kuman yang menempel padanya. Tim Departemen Mikrobiologi Medis Fakultas Sains Universitas Qashim Arab Saudi didapatkan hasil signifikan. Bahwa, mencelupkan seluruh tubuh lalat hingga terbenam seluruhnya, minuman tersebut mengandung banyak antibiotik. Sementara, jika hanya mencelupkan sebagian saja, justru hanya mengandung bibit penyakit saja.
semoga kita umat muslim khususnya dan peradaban manusia bisa mengungkap sejuta rahasia hikmah dari kebenaran Al-Quran.amin
Wallahu a'lam bisshowab
Jumat, 12 April 2013
KEAJAIBAN DI BALIK SHOLAT SHUBUH
Selasa, 26 Maret 2013
Mengapa semut akan berhenti sejenak jika bertemu?
T.C. Schneirla, seorang peneliti di New York University, pernah mengadakan percobaan dengan semut. Ia mengambil seekor semut lalu ditaruh dalam tempat yang berisi makanan. Semut lain ditaruh dalam tempat yang berisi semut-semut musuh. Kemudian kelakuan kedua semut ini diamati terutama ketika berpapasan dengan teman-temannya di jalan.
Setelah lama dalam penelitian itu, Schneirla menyimpulkan bahwa zat kimia yang dibawa dari makanan ataupun dari semut lain menempel pada semut itu. Ketika bertemu dengan semut temannya, semut ini akan saling menyapa (bersentuhan). Nah, dengan saling menyapa inilah zat kimia dari semut akan memberi tahu temannya (melalui antena di kepala semut) apakah di lingkungan sekitarnya ada makanan atau ada musuh.
Silaturahmi memiliki sekian banyak manfaat yang sangat besar, di antaranya sebagai berikut:
- Dengan bersilaturahmi, berarti kita telah menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya. QS. Ali Imron:103. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.
- Dengan bersilaturahmi akan menumbuhkan sikap saling tolong-menolong dan mengetahui keadaan karib kerabat.
- Dengan bersilaturahmi, Allah akan meluaskan rezeki dan memanjangkan umur kita. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bersabda: "Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi."(Shahih Muslim No.4643)
- Dengan bersilaturahmi, kita dapat menyampaikan dakwah, menyampaikan ilmu, menyuruh berbuat baik, dan mencegah berbagai kemungkaran yang mungkin akan terus berlangsunng apabila kita tidak mencegahnya.
- Silaturahmi sebagai sebab seseorang masuk surga. Diriwayatkan dari Abu Ayyub al-Anshari Radhiyallahu 'anhu, bahwasanya ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam : “Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepadaku suatu amal yang dapat memasukkanku ke dalam surga dan menjauhkanku dari neraka,” maka Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Engkau beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung silaturahmi." Hadis riwayat Jubair bin Muth`im ra.:
Begitu pentingnya silaturahmi menjalin komunikasi dalam kehidupan manusia yang dalam ini sebagai makhluk sosial. sehingga Rasulullah SAW bersabda: Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan. (Shahih Muslim No.4636)
Jumat, 15 Maret 2013
Mengapa Ayam Mampu Melihat Malaikat, Sedangkan Keledai Tidak?
Subhanallah...
Banyak sudah penelitian ilmiah yang membuktikan kebenaran sabda-sabda Nabi SAW secara ilmiah. Berikut ini adalah salah satunya.Nabi SAW bersabda: "Bila engkau mendengar suara ayam jantan maka mintalah karunia kepada Allah karena ia melihat malaikat, sedangkan bila engkau mendengar ringkikan keledai, maka berlindunglah kepada Allah dari Setan karena dia melihat setan." (Shahih, diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)
Kita sering kali mendengar hadits ini tetapi bisa jadi jarang memikirkannya dan tidak terlintas dalam benak kita untuk meneliti secara ilmiah mengapa itu terjadi.
Kemampuan sistem visual manusia di dunia ini terbatas. Dalam hal ini justru kalah dengan sistem visual keledai dan ayam jantan. Pandangan mata manusia terbatas dan tidak dapat melihat apa yang berada di bawah sinar infra merah atau di atas sinar ultraviolet.
Adapun ayam jantan, ia mampu melihat sinar ultraviolet, sedangkan malaikat diciptakan dari cahaya, artinya dari sinar ultraviolet. Karena itulah, malaikat dapat dilihat oleh ayam jantan. Hal ini menjelaskan kepada kita mengapa setan melarikan diri saat disebutkan nama Allah. Penyebabnya adalah karena para malaikat datang ke tempat yang disebut nama Allah itu, sehingga setan melarikan diri. Mengapa setan menghindar bila ada malaikat? Jawabannya adalah karena setan terganggu bila melihat cahaya malaikat. Dengan kata lain, jika sinar ultraviolet bertemu dengan sinar inframerah di satu tempat, maka sinar merah memudar.
Maha Suci Allah...!
Kamis, 14 Maret 2013
Penyebab Nabi melarang meniup makanan dan minuman panas
Ketika suasana dingin, dalam benak kita terbayang sajian makanan atau minuman yang panas dan tentunya kita berharap menikmatinya sambil meniupnya sesekali. bahkan seringkali kita melihat, seorang Ibu ketika
menyuapi anaknya makanan yang masih panas, dia meniup makanannya lalu disuapkan
ke anaknya. Bukan cuma itu, bahkan orang dewasa pun ketika minum teh atau kopi
panas, sering kita lihat, dia meniup minuman panas itu lalu meminumnya.
Benarkan cara demikian?Senin, 04 Maret 2013
Alasan Mengapa Air Liur Anjing Najis Dan Harus Dicuci Dengan Tanah
Hadits tentang Puasa Asyura (Hari kesepuluh bulan Muharram
Berdasarkanbeberapa hadits ditemukan anjuran Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam kepada ummat Islam agar melaksanakan puasa di tanggal sepuluh bulan Muharram. Tanggal sepuluh bulan Muharram biasa disebut Yaum ’Aasyuura (Hari kesepuluh bulan Muharram).
Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Seutama-utama berpuasa sesudah bulan Ramadhan ialah dalam bulan Allah yang dimuliakan - yakni Muharram - dan seutama-utama shalat sesudah shalat wajib ialah shaliatullail - yakni shalat sunnah di waktu malam." (Riwayat Muslim)
Suatu ketika Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam mendapati kaum Yahudi sedang berpuasa pada hari ’Asyuura. Lalu beliau bertanya mengapa mereka berpuasa pada hari itu. Merekapun menjelaskan bahwa hal itu untuk memperingati hari dimana Allah telah menolong Nabi Musa bersama kaumnya dari kejaran Fir’aun dan balatentaranya. Bahkan pada hari itu pula Allah telah menenggelamkan Fir’aun sebagai akibat kezalimannya terhadap Bani Israil. Mendengar penjelasan itu maka Nabi shollallahu ’alaih wa sallam-pun menyatakan bahwa ummat Islam jauh lebih berhak daripada kaum Yahudi dalam mensyukuri pertolongan Allah kepada Nabi Musa. Maka beliau-pun menganjurkan kaum muslimin agar berpuasa pada hari ’Asyuura.
Kisah Nabi Ismail as
Al-Bukhari meriwayatkan daripada Ibnu Abbas r.a.berkata:
Pertama-tama yang menggunakan setagi {setagen} ialah Hajar ibu Nabi Ismail tujuan untuk menyembunyikan kandungannya dari Siti Sarah yang telah lama berkumpul dengan Nabi Ibrahim a.s. tetapi belum juga hamil. tetapi walaubagaimana pun juga akhirnya terbukalah rahasia yang disembunyikan itu dengan lahirnya Nabi Ismail a.s. .





