Tampilkan postingan dengan label Rahasia Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rahasia Hikmah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 April 2014

Manfaat Mengucapkan Kalimat 'Alloh' Bagi Kesehatan

Dalam sebuah penelitian di Belanda yang dilakukan oleh seorang profesor psycologist yang bernama Van der Hoeven (VH), di mana telah mengadakan sebuah survey terhadap pasien di rumah sakit belanda yang kesemuanya non muslim selama tiga tahun.

Dalam penelitian tersebut VH melatih para pasien untuk mengucapkan kata ALLAH (Islamic pronouncing/diucapkan secara lafadz islam) dengan jelas dan berulang-ulang. Hasil dari penelitian tersebut sangat mengejutkan, terutama sekali untuk pasien yang mengalami gangguan pada fungsi hati dan orang yang mengalami stress/ketegangan (tension).

Al-Watan, surat kabar Saudi sebagaimana telah mengutip dari peryataan profesor VH tsb, yang mengatakan bahwa seorang muslim yang biasa membaca Al-Qur'an secara rutin dapat melindungi mereka dari penyakit mental dan penyakit-penyakit yang ada hubungannya (psychological diseases). VH juga menerangkan bagaimana pengucapan kata ALLAH tsb sebagai solusi dari kesehatan, ia menekankan dalam penelitiannya bahwa:

Huruf pertama dalam ALLAH yaitu 'A' dapat melonggarkan (melancarkan) pada jalur pernafasan (respiratory system), dan mengontrol pernafasan (controls breathing).

huruf konsonan 'L' di mana lidah menyentuh bagian atas rahang dapat memberikan efek relax.

VH menambahkan bahwa huruf 'H' pada ALLAH tsb dapat menghubungkan antara Paru-paru dan Jantung di mana dapat mengontrol system dari denyut jantung (heart beat).

Subhanallah, sungguh luar biasa kebesaran Allah Ta’al ini, di mana penelitian yang dilakukan oleh seorang profesor non muslim yang tertarik dan meneliti akan rahasia Al-Qur'an ini sangat mengejutkan para ahli kesehatan di Belanda.

Wallahu a’lam bisshowab, terlepas dari informasi diatas, yang lebih utama dari itu semua adalah bahwa memperbanyak dizkir/mengingat Allah Ta’ala adalah sarana mendekatkan diri seorang hamba kepada Rabb-nya, baik dilakukan secara verbal maupun diaktulisasikan secara amal perbuatan. Yaitu sebagai konsekuensi logis atas keimanan seorang hamba.

Allah Ta’ala berfirman:
Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (QS.Fushilat 53).

Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. (Al Ahzab 41-42)

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat) -Ku. (Al Baqarah 152)

Begitu pula sabda Rasulullah SAW agar senantiasa banyak mengingat Allah Ta’ala..

Hadist ke 1 :
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda , Allah swt berfirman : “ Aku tergantung pada persangkaan hambaKu. Dan Aku bersamanya jika ia mengingat Aku. Jika dia mengingatKu dalam hatinya, Akupun mengingatnya dalam HatiKu. Jika ia mengingatKu dalam suatu majelis, Akupun mengingatnya dalam suatu majelis yang lebih baik dari mereka. Dan jika ia mendekatiKu sejengkal, Aku akan mendekatinya sehasta. Dan Jika ia mendekatiKu sehasta, Aku akan mendekatinya sedepa. Dan jika ia mendekatiKu dengan berjalan, Aku akan mendekatinya dengan berlari (HR Bukhari, Muslim , Ahmad)

Hadist ke 2 :
Dari abu Darda ra berkata, Rasulullah bersabda :” Maukah kuberitahukan kepadamu suatu amalan yang paling baik dan paling suci disi Tuhanmu, dan paling menaikan derajatmu, dan lebih baik bagimu daripada menginfakan emas dan perak, serta lebih baik bagimu daripada berjuang melawan musuh, kamu membunuh musuh atau musuh membunuhmu ,” para sahabat menjawab “ya” Sabda beliau saw “ Dzikrullah” (HR Ahmad, Tarmidzi, Ibnu Majah)

Hadist ke 3
Dari Abu Musa ra Nabi saw bersabda “ Perumpamaan orang orang yang berdzikir kepada Allah dan orang orang yang tidak berdzikir kepada allah, seperti orang yang hidup dan orang yang mati (HR Bukhari, Muslim, Baihaqi).

Hadist ke 4
Dari Muadz bin Jabal ra, Rasulullah saw bersabda “ Ahli syurga tidak akan menyesali apapun (didunia ini) kecuali atas waktu yang telah mereka lalui tanpa dzikrullah didalamnya “ (HR Thabrani, Baihaqi)

Hadist ke 5
Dari Jabbir ra, Nabi saw bersabda :” Dzikir yang paling utama ialah “Laa ilaaha ilallah” dan do’a yang paling utama ialah “Alhamdulillah” (Tirmidzi, Ibnu Majah)

Hadist ke 6
Dari Ibnu Abbas ra, rasulullah saw bersabda :”Demi dzat yang nyawaku berada ditanganNya , jika seluruh langit dan bumi dan semua yang afa didalamnya , serta apa yang dibawahnya diletakan di satu timbangan dan syahadat laa ilaaha ilallah diletakan dalam timbangan yang lain , maka akan lebih beratlah timbangan yang ada kalimatnya” (Thabrani)

Hadist ke 7
Dari I’taban bin Malik ra , Rasulullah saw bersabda :” Tidak akan datang seorang hamba yang mengucapkan laa ilaaha ilallah semata mata karena Allah pada hari kiamat nanti , kecuali akan diharamkan baginya neraka (Bukhari, Ahmad, Muslim, ibn Majjah, Baihaqi)

Hadist ke 8
Dari samrah bin Jundub ra , Rasulullah bersabda :” Kalimat yang paling disukai allah swt ialah Subhanallah walhamdulillah wala ilaaha ilallah Allahu Akbar. Tidak akan membahayakanmu , darimana saja kamu memulainya “ Dalam riwayat lain disebutkan bahwa kalimat itu ada dalam AL QUR’AN ( Muslim , Ibn Majjah, Nasa’i)

Hadist ke 9
Dari Ka’ab bin Ujrah , Rasulullah bersabda: “ Kalimat dibelakang yang tidak akan menyesal pembacanya ataupun yang mengerjakannya setiap selesai sholat fardhu yaitu subhanallah 33x , Alhamdulilah 33x dan allahu Akbar 33 x (HR Muslim)

Hadist ke 10
Dari Ummi Hani ra ia berkata “ Suatu ketika lewatlah Rasulullah saw dihadapanku, lalu aku berkata:” Ya Rasulullah saya sudah tua dan sangat lemah. Beritahukanlah kepada ku suatu amalan agar dapat saya kerjakan sambil duduk” Beliau bersabda”Bacalah subhanallah 100 kali , itu seimbang bagimu dengan memerdekakan 100 orang budak dari keturunan Ismail. Bacalah alhamdulillah 100 kali sesungguhnya itu seimbang bagimu dengan menyedekahkan 100 ekor kuda yang bercahaya dan terkendali yang disedekahkan dijalan Allah. Bacalah Allahu Akbar 100 kali sesungguhnya itu seimbvang bagimu dengan menyembelih 100 ekor unta yang dikurbankan dan diterima disisi Allah. Dan bacalah Laa ilaaha ilalla 100 kali “ Abu Khalfin berkata Aku duga pahalanya akan memenuhi antara kangit dan bumi, dan tidak ada yang melebihinya darimu kecualai orang yang mengamalkannya lebih dari itu ( HR Ahmad)

Maka tiada yang lebih baik dari yang membaca dan yang menulis, selain orang yang mengamalkannya

Minggu, 23 Maret 2014

Ini Tidak mungkin, Muhammad pasti Menggunakan Mikroskop!

Ketika keilmuan berbasis eksakta analisa menunjukkan kebenaran ketauhidan Allah Ta'ala dan kebenaran ajaran utusan-Nya, Muhammad Rasulullah SAW, maka ketundukkan dan penyerahan diri seorang manusia akan bersemi dalam pangkuan ilahi.  "Barang siapa yang isesatkan oleh Allah, maka tidak ada seorangpun yang dapat memberi petunjuk, dan barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada seorangpun yang dapat menyesatkannya, Bukankah Allah Maha Perkasa lagi mempunyai kuasa untuk mengazab?" QS Azumar 36-37.

DR. Keith L. Moore  MSc, PhD, FIAC, FSRM adalah Presiden AACA (American Association of Clinical Anatomi ) antara tahun 1989 dan 1991. Ia menjadi terkenal karena literaturnya tentang mata pelajaran Anatomi dan Embriologi dengan puluhan kedudukan dan gelar kehormatan dalam bidang sains.

Dia menulis bersama profesor Arthur F. Dalley II, Clinically Oriented Anatomy, yang merupakan literatur berbahasa Inggris paling populer dan menjadi buku kedokteran pegangan di seluruh dunia. Buku ini juga digunakan oleh para ilmuwan, dokter, fisioterapi dan siswa seluruh dunia.


Pada suatu waktu, ada sekelompok mahasiswa yang menunujukkan referensi al-Qur’an tentang ‘Penciptaan Manusia’ kepada Profesor Keith L Moore, lalu sang Profesor melihatnya dan berkata :

“Tidak mungkin ayat ini ditulis pada tahun 7 Masehi, karena apa yang terkandung di dalam ayat tersebut adalah fakta ilmiah yang baru diketahui oleh ilmu pengetahuan modern! Ini tidak mungkin, Muhammad pasti menggunakan mikroskop!”

Para Mahasiswa tersebut lalu berkata, “Prof, bukankah saat itu Mikroskop juga belum ada?”

“Iya, iya saya tau. Saya hanya bercanda, tidak mungkin Muhammad yang mengarang ayat seperti ini,” jawab sang profesor.

“Kemudian Kami menjadikan air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan alaqoh (sesuatu yang melekat), lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikannya mahluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah Pencipta yang paling baik” [QS. Al Mu'minuun: 13-14]

Jika di cermati lebih dalam, sebenarnya ‘alaqoh’ dalam pengertian Etimologis yang biasa di terjemahkan dengan ‘segumpal darah’ juga bermakna ‘penghisap darah’, yaitu lintah

Padahal tidak ada pengumpamaan yang lebih tepat ketika Embrio berada pada tahap itu, yaitu 7-24 hari, selain seumpama/seperti bentuk lintah yang melekat dan menggelantung di kulit.

Embrio itu seperti menghisap darah dari dinding Uterus, karena memang demikianlah yang sesungguhnya terjadi, Embrio itu makan melalui aliran darah. Itu persis seperti lintah yang menghisap darah. Janin juga begitu, sumber makanannya adalah dari sari makanan yang terdapat dalam darah sang ibu.

Ajaibnya, Embrio Janin dalam tahap itu jika di perbesar dengan mikroskop bentuknya benar-benar seperti lintah. Dan hal itu tidak mungkin jika Muhammad sudah memiliki pengetahuan yang begitu dahsyat tentang bentuk janin yang menyerupai lintah lalu menulisnya dalam sebuah buku.

Padahal pada masa itu belum di temukan mikroskop dan lensa.

Ayat tersebutlah yang membuat sang profesor akhirnya memeluk agama Islam dan merevisi beberapa kajian ilmiahnya karena Al-Quran ternyata telah menjawab beberapa bagian yang selama ini membuat sang profesor gusar.

Ia merasa materi yang ditelitinya selama ini terasa belum lengkap atau ada tahapan dari perkembangan Embrio yang kurang.


Subhanallah..wallahu akbar...

Kamis, 30 Mei 2013

Diantara Fakta dan Rahasia tentang Lalat

Fakta ilmiah telah menguak kebenaran dari apa yang telah disampaikan Rasul. Fakta ilmiah tentang Lalat
" Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, 'Jika ada lalat jatuh di dalam minuman salah satu di antara kalian, maka hendaklah ia membenamkan seluruhnya, kemudian buanglah. Sebab, sesungguhnya pada salah satu sayapnya terdapat kesembuhan (obat) dan pada sayap yang lain terdapat penyakit." Hadis Sahih Riwayat Bukhari (3320), Abu Daud (3844), Ibnu Majah (3505)]
 Dalam hadits lain disebutkan: "Dari Abu Said al-Khudri, Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, 'Jika ada lalat jatuh ke dalam makanan salah satu di antara kalian, maka benamkanlah." (Hadits Riwayat Ahmad)

HUKUM AIR YANG MENGANDUNG LALAT
Mayoritas ulama berpandangan: Air yang sedikit tidak menjadi najis jika dimasuki dengan sesuatu yang tidak najis.
Jadi, air yang mengandung lalat tidaklah najis, karena menjadi suatu kemustahilan ketika Rasulullah memerintahkan umatnya mencelupkan sesuatu najis ke dalam air minum. Ibnu Qayyim berkomentar: ini adalah pendapat mayoritas ulama yang tidak diketahui dari mana-mana salaf yang berselisih terhadapnya. Sebagian ulama yang lain pula berpandangan: Tujuan hadits ini bukanlah untuk menjelaskan kesucian air, tetapi menjelaskan cara medis yang disebabkan oleh masalah lalat. Ibnu Hajar berkomentar: ini adalah pendapat yang benar, akan tetapi tidaklah terhalang dari mengambil hukum yang lain MENJAWAB

DAKWAAN ORANG YANG MENENTANG HADIS INI
Sebagian orang Islam dan orang bukan Islam telah mengolok-olok hadis ini. Diantara mereka, ada yang mengatakan: Bagaimana bisa berkumpul antara racun dan obat pada sayap lalat? Bagaimana lalat bisa tahu sehingga dia mampu mendahulukan sayap yang memiliki racun dan memperlambat sayap yang memiliki obat? Apa yang membuat ia begitu pandai?? Imam al-Khatabi berkata: "Ini adalah pertanyaan orang yang benar-benar jahil atau memang hanya berpura-pura bodoh. Seorang yang dapat merasakan kehidupan dalam dirinya dan kehidupan seluruh hewan, dia akan menemukan bahwa terkumpulnya udara panas dan dingin, kering dan basah yang saling berlawanan dimana ketika bertemu maka akan saling merusak. Tetapi Allah mampu untuk menyatukannya dan menjadikannya sebagai kekuatan hewan agar tidak ada orang yang akan mempertikaian akan terkumpulnya penyakit dan obat dalam satu hewan. Dialah yang memberi ilham kepada lebah untuk membuat rumah yang sangat menakjubkan serta mengeluarkan madu dan Dia juga yang mengilhami semut agar mencari makanan rujinya serta disimpan untuk kebutuhan hidupnya, Dialah yang menciptaan lalat dan mengajarinya agar mengedepankan sayap penyakit terlebih dulu kemudian sayap penawarnya. Semua itu adalah keinginan Allah untuk menguji hamba-Nya sehingga wujud ta'abbud (ibadah). Pada segala sesuatu ada pelajaran dan hikmah. Dan tidak ada yang dapat memahaminya kecuali orang-orang yang berakal " (Kitab Maalim Sunan 4:239]
Ibnu Jauzi juga mengatakan: Apa yang disebutkan itu tidaklah aneh, karena lebah pun mengeluarkan madu dari bagian atasnya, dan mengeluarkan racun dari bagian bawahnya.

KAJIAN ILMIAH
Sebagian orang meragukan kebenaran hadits ini, padahal hadits ini memiliki sanad yang shahih serta perawi yang dapat dipercaya. Mengapa? Karena, mereka belum mengetahui fakta ilmiah dibalik anatomi lalat. Fakta Ilmiah: Sains modern berhasil menjelaskan tentang konsep toksin-antitoksin dalam tubuh makhluk hidup diantaranya lalat.

Penelitian ilmiah telah menemukan bahwa, lalat akan mengeluarkan elemen kecil dari jenis enzim yang dinamakan bacteriphages yaitu, suatu organisme kuman yang merugikan makhluk hidup lain. Ini merupakan kuman yang sangat kecil, berukuran panjang 20; 25 mμ. Jadi, ketika lalat jatuh ke dalam air, harus lalat tersebut dicelup karena ia akan mengeluarkan kuman bacteriphages yang melawan bakteri perusak. Pernah terjadi di Negara India pada tahun 30an. Mereka dilanda wabah kolera (Kolera). Bahkan, ada yang mengatakan; rakyat india akan mati karena kolera. Dan lalatlah penyebabnya, lalat tidak sehat dan tidak pula menyembuhkan .. semua orang akan mati ..
Namun, setelah dua minggu, dokter telah menemukan rakyat India semakin pulih. Mengapa? Ada alasan: karena lalat telah mengganti bakteri yang menyebabkan penyakit ini. Dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lain, yang dinamakan bacteriphagesyang membunuh bakteri menggunakan sayap kedua. Lalat turun ke sumur-sumur, dan masuk ke dalam air dan membunuh bakteri. Rakyat India minum, dan mereka sembuh. Dimulailah kesehatan secara perlahan dalam tubuh mereka.

M.A. Stewart, pada tahun 1934, menemukan lalat berbentuk larva, ketika 'dicelupkan' ke dalam luka-luka, mengeluarkan bahan amonia dan kalsium karbonat yang membuat luka itu alkali. Dalam kondisi ini kuman-kuman dapat dibunuh di samping meredakan bengkak dan mencegah kematian sel-sel. Selain itu larva-larva ini berperan menelan kuman-kuman bakteri dan membunuhnya. S.W. Simmons pada tahun 1935 itu menemukan, lendir yang dikeluarkan oleh larva mampu membunuh kuman-kuman berbahaya seperti Staphylococcus aureus, Haemolytic streptococci dan Clostridium welchii. Tambahan dari itu, pada tahun yang sama, W. Robinson menemukan larva juga mengeluarkan allantoin. Allantoin adalah bahan protein yang membantu pertumbuhan sel-sel. Temuan-temuan ini dilaporkan dalam buku Insect Immunology karangan Edward Steinhaus.

Penemuan-penemuan ini membuat larva lalat begitu populer digunakan untuk mengobati luka-luka terutama pada tahun 1930-an. Walau bagaimanpun popularitasnya mulai menurun setelah penemuan obat-obat antibiotik. Baru-baru ini, mulai tahun 1982, penggunaan larva menjadi populer kembali berdasarkan penelitian-penelitian ilmiah terbaru. Hal ini dilaporkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indiana di Sound Medicine: October 10, 2010 Sebagai contoh, ia dicadangkan untuk digunakan untuk mengobati luka akibat diabetes. Hal ini dilaporkan dalam jurnal Diabetes Health terbitan Maret 1995. Antara lembaga medis yang telah menggunakan pendekatan ini adalah Long Beach Veterans Affairs Medical Center. Di Belanda pula dokter melaporkan mereka berhasil merawat sebelas kasus luka yang parah dengan menggunakan larva lalat. Metode ini berhasil mengontrol infeksi kuman dan menyelamatkan kasus ini dari operasi amputasi. Hal ini dilaporkan dalam jurnal Clinical Infectious Diseases.

Anatomi tubuh lalat yang nyaris dipenuhi bulu sangat mendukung penularan penyakit. Saat ia hinggap pada suatu benda yang penuh kuman, ia membiarkan kuman tersebut menempel ditubuhnya dan sebagian lain dimakan olehnya dan menghasilkan senyawa antibacterial. Lalat terbukti memojokkan bakteri sampai ujung sayapnya, itulah mengapa jika lalat jatuh ke dalam makanan atau minuman dengan sendirinya lalat akan melepaskan kuman tersebut. Sementara, bagian untuk melindungi dari kuman (antibacterial) ini berada dalam perut lalat (dekat dengan salah satu sayapnya).

Dengan demikian, apabila ada penyakit yang disebabkan oleh lalat, maka penawarnya terdapat pada bagian terdekat dari penyakit itu (yaitu pada bagian sayap lainnya). Sehingga, dengan mencelupkan lalat ke dalam minuman dan membuangnya, cukuplah kiranya untuk membunuh kuman yang menempel padanya. Tim Departemen Mikrobiologi Medis Fakultas Sains Universitas Qashim Arab Saudi didapatkan hasil signifikan. Bahwa, mencelupkan seluruh tubuh lalat hingga terbenam seluruhnya, minuman tersebut mengandung banyak antibiotik. Sementara, jika hanya mencelupkan sebagian saja, justru hanya mengandung bibit penyakit saja. 

semoga kita umat muslim khususnya dan peradaban manusia bisa mengungkap sejuta rahasia hikmah dari kebenaran Al-Quran.amin
Wallahu a'lam bisshowab

Jumat, 12 April 2013

KEAJAIBAN DI BALIK SHOLAT SHUBUH

Kenapa harus bangun pagi buta untuk shalat Subuh?

Bagi seorang muslim mungkin pertanyaan ini dengan mudah dijawab; karena shalat Subuh adalah bagian dari ibadah wajib yang harus dikerjakan sebagai bukti ketaatan pada Tuhannya. Tapi kenapa ya harus pagi buta gitu sholatnya? Lagi enak-enak tidur kok disuruh shalat?

Pertanyaan-pertanyaan ini untuk sebagian orang mungkin dianggap bodoh dan bisa dianggap nyeleneh. Tapi untuk orang-orang yang berfikir ilmiah pertanyaan tersebut adalah stimulasi ide besar untuk pembuktian. Kenapa harus dibuktikan?? Yang jelas tidak ada satu halpun yang Allah dan Rasul-Nya perintahkan kepada umatnya tanpa kebermanfaatan. Jika kita amati, ada satu hal yang berbeda dari ritual shalat Subuh dibandingkan sholat lima waktu lainnya.

Kalimat yang terdengar dari suara adzan sedikit berbeda dengan adzan pada shalat yang lain. Kalimat ash shalatu khairun minan naum, menjadi titik perbedaannya. Arti kalimat itu adalah shalat itu lebih baik dari pada tidur.

Kenapa kalimat itu hanya muncul pada adzan Subuh dan tidak pada adzan lainnya.

Memang ada banyak hikmah yang bisa diambil dari ritual di pagi buta ini. Dari peluang rezeki yang besar karena sudah mulai sejak subuh sampai manfaat terhindar dari kemacetan terutama di kota metropolitan seperti Jakarta. Ternyata bukan itu saja arti kebermanfaatan yang Allah berikan. Shalat Subuh juga mempunyai manfaat mengurangi kecenderungan terjadinya gangguan kardiovaskular.

Di dalam tubuh manusia ada kekuatan yang terus bekerja tanpa kita komando. Apakah kita sedang tersadar atau tidur. Kekuatan yang mengatur gerak usus kita sehingga bisa dikeluarkan menjadi feses setelah menyerap zat-zat bermanfaat untuk tubuh. Kekuatan syaraf otonom mempunyai 2 fungsi yang bekerja secara antagonis, biasa kita sebut sebagai syaraf simpatis dan syaraf parasimpatis.

Kita mempunyai irama tubuh yang biasa disebut irama sirkadian tubuh dimana mulai jam 3 dini terjadi peningkatan adrenalin. Akibatnya tekanan darah manusia juga meningkat. Padahal kita sedang tidur pulas. Biasanya adrenalin kita bekerja saat kita beraktifitas atau dalam keadaan stress.

Selain itu terjadi pula penyempitan pembuluh darah otak yang menyebabkan oksigenasi otak berkurang sehingga kita merasa berat kalo bangun pagi dan cenderung mengantuk.

Peningkatan adrenalin juga mengaktivasi sistem pembekuan darah dimana sel-sel trombosit berangkulan membentuk suatu trombus. Trombus inilah yang menyebabkan gangguan kardiovaskuler pada manusia. Semuanya adalah kerjaan saraf simpatis. Lalu apa hubungannya dengan sholat

Hasil penelitian Furchgott dan Ignarro serta Murad tentang suatu zat didalam dinding sel yang dapat melebarkan pembuluh darah menjawab pertanyaan di atas. Zat yang ditemukan itu bernama NO (Nitrit Oksida). Yang luar biasa adalah ternyata Nitrit Oksida ini diproduksi terus menerus selama istirahat termasuk ketika manusia tidur.

Zat ini juga mencegah terbentuknya trombus dengan menghambat agregasi/penempelan trombosit. Hasil temuan ini mendapat hadiah NOBEL tahun 1998.

Aktivitas Bangun pagi untuk shalat Subuh apa lagi dengan berjalan ke mesjid untuk berjamaah dapat meningkatkan kadar Nitrit oksida dalam pembuluh darah sehingga oksigenasi ke otak juga bertambah akibat melebarnya pembuluh darah otak dan yang pasti trombosit dicegah untuk saling menempel jadinya pembuluh darah tidak bertambah sempit. Aktivitas mengejan yang ditimbulkan pada gerakan rukuk dalam sholat meningkatkan tonus syaraf parasimpatis yang melawan efek dari syaraf simpatis seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Subhanallah bukan? Dengan menjalankan shalat Subuh apa lagi dengan berjalan ke mesjid (terutama untuk yang laki-laki ni) kita dapat mencegah proses gangguan pada sistem kardiovaskular kita.

Untuk orang-orang yang berfikir, demikian hikmah dari ajakan-Nya ash shalatu khairun minan naum.

Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya Jika shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya; dan kalau jelek, maka jeleklah seluruh amalnya. Bagaimana mungkin seorang mukmin mengharapkan kebaikan di akhirat, sedang pada hari kiamat bukunya kosong dari shalat Subuh tepat waktu?

Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak. [HR Al-Bukhari dan Muslim]

Shalat Subuh memang shalat wajib yang paling sedikit jumlah rekaatnya; hanya dua rekaat saja. Namun, ia menjadi standar keimanan seseorang dan ujian terhadap kejujuran, karena waktunya sangat sempit (sampai matahari terbit).

Ada hukuman khusus bagi yang meninggalkan shalat Subuh. Rasulullah saw telah menyebutkan hukuman berat bagi yang tidur dan meninggalkan shalat wajib, rata-rata penyebab utama seorang muslim meninggalkan shalat Subuh adalah tidur.

Setan melilit leher seorang di antara kalian dengan tiga lilitan ketika ia tidur. Dengan setiap lilitan setan membisikkan, Nikmatilah malam yang panjang ini. Apabila ia bangun lalu mengingat Allah, maka terlepaslah lilitan itu. Apabila ia berwudhu, lepaslah lilitan yang kedua. Kemudian apabila ia shalat, lepaslah lilitan yang ketiga, sehingga ia menjadi bersemangat. Tetapi kalau tidak, ia akan terbawa lamban dan malas.

Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan (waktu Isya dan Subuh) menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat. [HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah]

Allah akan memberi cahaya yang sangat terang pada hari kiamat nantinya kepada mereka yang menjaga shalat Subuh berjamaah (bagi kaum lelaki di masjid), cahaya itu ada dimana saja, dan tidak mengambilnya ketika melewati Sirath Al-Mustaqim, dan akan tetap bersama mereka sampai mereka masuk surga, Insya Allah.

Shalat berjamaah (bagi kaum lelaki) lebih utama dari shalat salah seorang kamu yang sendirian, berbanding dua puluh tujuh kali lipat. Malaikat penjaga malam dan siang berkumpul pada waktu shalat Subuh. Kemudian naiklah para Malaikat yang menyertai kamu pada malam harinya, lalu Rabb mereka bertanya kepada mereka -padahal Dia lebih mengetahui keadaan mereka - Bagaimana hamba-hambaKu ketika kalian tinggalkan? Mereka menjawab, Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat dan kami jumpai mereka dalam keadaan shalat juga. [HR. Al-Bukhari]

Sedangkan bagi wanita - walau shalat di masjid diperbolehkan - shalat di rumah adalah lebih baik dan lebih banyak pahalanya, yaitu yang mengerjakan shalat Subuh pada saat para pria sedang shalat di masjid. Ujian yang membedakan antara wanita munafik dan wanita mukminah adalah shalat pada permulaan waktu.

Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh. maka ia berada dalam jaminan Allah. Shalat Subuh menjadikan seluruh umat berada dalam jaminan, penjagaan, dan perlindungan Allah sepanjang hari. Barang siapa membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka [HR. Muslim, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah]

Banyak permasalahan, yang bila diurut, bersumber dari pelaksanaan shalat Subuh yang disepelekan. Banyak peristiwa petaka yang terjadi pada kaum pendurhaka terjadi di waktu Subuh, yang menandai berakhirnya dominasi jahiliyah dan munculnya cahaya tauhid. Sesungguhnya saat jatuhnya adzab kepada mereka ialah di waktu Subuh; bukankah Subuh itu sudah dekat? (QS. Huud:81)

Rutinitas harian dimulainya tergantung pada pelaksanaan shalat Subuh. Seluruh urusan dunia seiring dengan waktu shalat, bukan waktu shalat yang harus mengikuti urusan dunia.

Jika kamu menolong (agama) Allah, maka ia pasti akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (QS. Muhammad: 7)

Sungguh Allah akan menolong orang yang menolong agamanya, sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa. (QS. Al-Hajj: 40)

Selasa, 26 Maret 2013

Mengapa semut akan berhenti sejenak jika bertemu?

Mengapa semut akan berhenti sejenak jika bertemu/berpapasan dengan semut lainnya?, Semut yang terlihat “mengadu kepala” saat bertemu itu sebenarnya sedang berkomunikasi.

T.C. Schneirla, seorang peneliti di New York University, pernah mengadakan percobaan dengan semut. Ia mengambil seekor semut lalu ditaruh dalam tempat yang berisi makanan. Semut lain ditaruh dalam tempat yang berisi semut-semut musuh. Kemudian kelakuan kedua semut ini diamati terutama ketika berpapasan dengan teman-temannya di jalan.

Setelah lama dalam penelitian itu, Schneirla menyimpulkan bahwa zat kimia yang dibawa dari makanan ataupun dari semut lain menempel pada semut itu. Ketika bertemu dengan semut temannya, semut ini akan saling menyapa (bersentuhan). Nah, dengan saling menyapa inilah zat kimia dari semut akan memberi tahu temannya (melalui antena di kepala semut) apakah di lingkungan sekitarnya ada makanan atau ada musuh.

Silaturahmi memiliki sekian banyak manfaat yang sangat besar, di antaranya sebagai berikut:

  1. Dengan bersilaturahmi, berarti kita telah menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya. QS. Ali Imron:103. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.
  2. Dengan bersilaturahmi akan menumbuhkan sikap saling tolong-menolong dan mengetahui keadaan karib kerabat. 
  3. Dengan bersilaturahmi, Allah akan meluaskan rezeki dan memanjangkan umur kita. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bersabda: "Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi."(Shahih Muslim No.4643) 
  4. Dengan bersilaturahmi, kita dapat menyampaikan dakwah, menyampaikan ilmu, menyuruh berbuat baik, dan mencegah berbagai kemungkaran yang mungkin akan terus berlangsunng apabila kita tidak mencegahnya. 
  5. Silaturahmi sebagai sebab seseorang masuk surga. Diriwayatkan dari Abu Ayyub al-Anshari Radhiyallahu 'anhu, bahwasanya ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam : “Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepadaku suatu amal yang dapat memasukkanku ke dalam surga dan menjauhkanku dari neraka,” maka Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Engkau beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung silaturahmi." Hadis riwayat Jubair bin Muth`im ra.: 

Begitu pentingnya silaturahmi menjalin komunikasi dalam kehidupan manusia yang dalam ini sebagai makhluk sosial. sehingga Rasulullah SAW bersabda: Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan. (Shahih Muslim No.4636)


Jumat, 15 Maret 2013

Mengapa Ayam Mampu Melihat Malaikat, Sedangkan Keledai Tidak?

Subhanallah... Banyak sudah penelitian ilmiah yang membuktikan kebenaran sabda-sabda Nabi SAW secara ilmiah. Berikut ini adalah salah satunya.

Nabi SAW bersabda: "Bila engkau mendengar suara ayam jantan maka mintalah karunia kepada Allah karena ia melihat malaikat, sedangkan bila engkau mendengar ringkikan keledai, maka berlindunglah kepada Allah dari Setan karena dia melihat setan." (Shahih, diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

Kita sering kali mendengar hadits ini tetapi bisa jadi jarang memikirkannya dan tidak terlintas dalam benak kita untuk meneliti secara ilmiah mengapa itu terjadi.

Kemampuan sistem visual manusia di dunia ini terbatas. Dalam hal ini justru kalah dengan sistem visual keledai dan ayam jantan. Pandangan mata manusia terbatas dan tidak dapat melihat apa yang berada di bawah sinar infra merah atau di atas sinar ultraviolet.

Tapi kemampuan indera ayam jantan dan keledai melewati batas itu. Pertanyaannya sekarang, bagaimana keledai dan ayam bisa melihat setan dan malaikat, bukan sebaliknya? Keledai itu dapat melihat dengan sinar infra merah, sedangkan setan sendiri berasal dari jin yang diciptakan dari api. Artinya, setan termasuk dalam lingkup infra merah. Karena itulah, keledai dapat melihat setan, tetapi tidak bisa melihat malaikat.

Adapun ayam jantan, ia mampu melihat sinar ultraviolet, sedangkan malaikat diciptakan dari cahaya, artinya dari sinar ultraviolet. Karena itulah, malaikat dapat dilihat oleh ayam jantan. Hal ini menjelaskan kepada kita mengapa setan melarikan diri saat disebutkan nama Allah. Penyebabnya adalah karena para malaikat datang ke tempat yang disebut nama Allah itu, sehingga setan melarikan diri. Mengapa setan menghindar bila ada malaikat? Jawabannya adalah karena setan terganggu bila melihat cahaya malaikat. Dengan kata lain, jika sinar ultraviolet bertemu dengan sinar inframerah di satu tempat, maka sinar merah memudar.

Maha Suci Allah...!

Kamis, 14 Maret 2013

Penyebab Nabi melarang meniup makanan dan minuman panas

Ketika suasana dingin, dalam benak kita terbayang sajian makanan atau minuman yang panas dan tentunya kita berharap menikmatinya sambil meniupnya sesekali. bahkan seringkali kita melihat, seorang Ibu ketika menyuapi anaknya makanan yang masih panas, dia meniup makanannya lalu disuapkan ke anaknya. Bukan cuma itu, bahkan orang dewasa pun ketika minum teh atau kopi panas, sering kita lihat, dia meniup minuman panas itu lalu meminumnya. Benarkan cara demikian?

Cara demikian tidaklah dibenarkan dalam Islam, kita dilarang meniup makanan atau minuman.

Sebagaimana dalam Hadits Ibnu Abbas menuturkan, "Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya." (HR. At Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).

Awalnya tidak mengetahui hikmahnya, bagi saya pribadi, ketika datang hadits pada saya mengenai suatu hal, maka semampunya coba saya lakukan, walaupun saya belum tahu hikmahnya, dan sebenarnya memang tidak harus tahu.

Alhamdulillah ketika tadi coba browse ke internet, ternyata dari salah satu milis kimia di Indonesia, ada yang menjelaskan secara teori bahwa: apabila kita hembus napas pada minuman, kita akan mengeluarkan CO2, yaitu carbon dioxide, yang apabila bercampur dengan air H20, akan menjadi H2CO3, yaitu sama dengan cuka, menyebabkan minuman itu menjadi acidic.

Dan juga bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam menyuruh kita ketika minum seteguk demi seteguk, jangan langsung satu gelas sambil bernapas di dalam gelas, hal ini juga dilarang, ternyata baru tahu sekarang hikmahnya, bahwa ketika kita minum langsung banyak, maka ada kemungkinan kita akan bernapas di dalam gelas, yang akan menyebabkan reaksi kimia seperti di atas.

Ulasan ini hanya sekelumit hikmah, mungkin bukan hikmah keseluruhan, karena Ilmu Allah tentu lebih luas dari ilmu manusia, bisa jadi itu adalah salah satu hikmah dari puluhan hikmah lainnya yang belum terungkap oleh manusia.

Senin, 04 Maret 2013

Alasan Mengapa Air Liur Anjing Najis Dan Harus Dicuci Dengan Tanah


Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda, Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah.
Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw bersabda, Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali,(HR Muslim).

Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah Saw bersabda, Siapa yang memegang anjing, maka pahala amal (ibadah)nya setiap hari akan berkurang satu qirath (1 inchi/2,5 cm), kecuali anjing penjaga atau anjing peliharaan, (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Hadis yang disabdakan oleh Rasulullah Saw di atas menunjuk pada dua hal:
1. Keharusan mengerik wadah yang dijilat aniing.
2. Menyucikan wadah bekas jilatan anjing dengan cara membasuhinya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah.

Penemuan Ilmiah

Pentemuan ilmiah berkaitan dengan hadis yang pertama adalah kesimpulan para dokter yang menetapkan bahwa dalam proses membasuh wadah bekas jilatan arijing harus disertai dengan tanah. Mereka menjelaskan alasannya secara detail sebagal berikut:

1. Dalam sebuah forum tentang kesehatan umum para dokter mengemukakan rahasia kenapa harus tanah tidak bahan lainnya. Dalam forum tersebut, dijelaskan sebagai berikut:

Hikmah tujuh kali basuhan yang salah satunya dengan tanah dalam menghilangkan najis jilatan anjing adalah bahwa virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah. Air liur anjing yang mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini, tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah.

2. Secara ilmiah, tanah mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman. Menurut para dokter, ilmu Kedokteran modern telah menetapkan bahwa tanah mengandung dua materi: tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman.

3. Beberapa dokter peneliti dahulu memperkirakan bahwa tanah kuburan mengandung kuman-kuman tertentu yang berasal dan bangkai-bangkai mayat yang dikubur. Namun sekarang, eksperimen-eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Demikianlah yang dilansir oleh himpunan dokter ahli. Mereka berpendapat sebagai berikut:

Pada masa modern sekarang ini, para ilmuwan telah melakukan analisis terhadap tanah kuburan untuk mengetahui kuman-kuman yang terkandung di dalamnya. Mereka berkeyakinan dapat menemukan kuman-kuman yang membahayakan dalam jumlah yang banyak. Asumsi ini berdasarkan sebuah fakta bahwa banyak manusia yang matinya karena penyakit yang ditularkan melalui kuman.

Namun setelah diadakan penelitian, ternyata mereka tidak menemukan bekas apa pun dari kuman penyakit tersebut di dalam tanah. Akhirnya, mereka menarik sebuah kesimpulan bahwa tanah memiliki keunggulan dalam membunuh kuman yang membahayakan. Jika tidak, tentu kuman akan banyak dan menyebar ke mana-mana. Padahal jauh sebelum mereka menemukan kesimpulan tersebut, Nabi Saw telah mengukuhkan hal itu dalam hadis-hadisnya, seperti yang tercantum di atas.

4. Menurut Muhammad Kamil Abd Al-Shamad, mukjizat ilmiah dengan jelas sangat mendukung pengguraian tanah pada salah satu dari tujuh kali basuhan dalam menghilangkan najis jilatan anjing. Ia melansir bahwa tanah mengandung unsur yang cukup kuat menghilangkan bibit-bibit penyakit dan kuman-kuman. Hal ini berdasarkan bahwa molekul-molekul yang terkandung di dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut, sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi kuman secara keseluruhan. Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut.

5. Dalam pembahasannya, para dokter mengemukakan alasan penggunaan tanah dalam menghilangkan najis ini, dan mengapa membasuh dengan air saja tidak cukup untuk menghilangkannya. Menurut mereka, kenapa harus dibasuh dengan tanah? Alasannya, karena virus penyebab penyakit akan mencapai puncaknya dalam ukuran kecil. Semakin kecil bentuknya, maka virus itu akan semakin berbahaya, sebab potensi untuk menempel dan melekat pada dinding wadah semakin bertambah.

Membasuh dengan menggunakan tanah lebih kuat dalam proses sterilisasi dibanding membasuh dengan air. Karena, kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus yang terkandung di dalamnya, lebih besar dibandingkan dengan mengguyurkan air atau menggunakan tangan saat membersihkan dinding wadah bekas jilatan anjing. Hal itu dikarenakan ada perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cainan (air liur anjing) dan tanah. Hal tersebut secara Fisika dapat diumpamakan seperti memasukkan kapur tulis pada bagian tinta.

Penemuan Ilmiah pada Hadis Kedua dan Hadis Ketiga

Hadis kedua dan ketiga mengisyaratkan perintah untuk mengerik wadab bekas jilatan anjing dan haram mendidik anjing untuk kepentingan yang tidak mendesak.

Ilmu pengetahuan telah berhasil menemukan beberapa kesimpulan yang mencengangkan berkaitan dengan kenajisan anjing berikut ini:

dr. Al-Ismalawi Al-Muhajir mengatakan bahwa penemuan baru dalam kedokteran menguatkan apa yang disabdakan oleh Nabi Muhammad Saw. Ketika itu, para dokter mengingatkan untuk berhati-hati saat menyentuh anjing dan mencandainya. Begitu pula untuk waspada jika terkena cairan-cairan yang keluar darinya berupa air liur yang dapat mengakibatkan buta. Para dokter spesialis hewan mengungkapkan bahwa mendidik anjing dan berinteraksi dengan cairan-cairan yang keluar darinya berupa kotoran, air kencing, dan lain sebagainya, dapat menularkan sebuah virus yang disebut tocks characins. Virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.

Setelah melakukan pemerikasaan terhadap 60 ekor anjing, dr. Ian Royt, seorang dokter spesialis hewan di London, Inggris menyimpulkan bahwa seperempat binatang tersebut membawa telur-telur ulat di cairan-cairan yang keluar darinya. Ia menemukan 180 sel telur ulat dalam satu gram bulunya. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan yang ditemukan di lapisan unsur tanah.

Seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik-jentik kuman yang tumbuh berkembang. Tiga di antaranya dapat matang cukup dengan menempelkannya pada kulit.

Laporan para ahli yang dipublikasikan oleh surat kabar di Inggris Daily Mirror menyatakan bahwa sel-sel telur dan ulat ini sangat lengket dengan panjang mencapai 1 milimeter. Ia akan berpindah dengan mudah saat bersentuhan dengan anjing atau mencandainya. Ia akan terus tumbuh berkembang dengan pesat pada bagian yang terletak di belakang mata. Sebagai langkah antisipasi, para dokter menganjurkan untuk membasuh kedua tangan dengan baik, sebelum makan dan setelah bermain dengan anjing. Ini terutama ketika data statistik di Amerilka Serikat menyebutkan bahwa terdapat 10 ribu orang yang terkena virus ulat tersebut. Kebanyakan adalah anak-anak.

Lebih dari 1400 tahun yang lalu Nabi Saw telah menyarankan untuk tidak bersentuhan dengan anjing dan air Iiurnya. Karena pada setiap harinya, anjing sering menjilati tubuhnya. Inilah yang memindahkan kuman-kuman pada kulit, mulut, dan air liurnya. Dengan begitu, anjing berbahaya terhadap kesehatan.

Menurut dr, Abd Al-Hamid Mahmud Thahmaz, secara ilmiah, anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan. Karena, ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak di dalam ususnya. Ulat itu mengeluarkan telur-telur bersamaan dengan keluarnya kotoran anjing. Ketika anjing menjilati pantatnya, maka telur-telur ulat tersebut akan berpindah padanya.

Kemudian dari jilatan anjing inilah, telur-telur ulat itu akan berpindah pada wadah, piring, dan tangan para pemiliknya. Di antaranya ada yang masuk ke dalam perut, lalu menuju ke pencernaan. Kemudian kulit telur-telur ulat itu terkelupas dan keluarlah anak-anak ulat yang langsung bercampur baur dengan darah dan lendir.

Melalui darah dan lendir tersebut, ulat-ulat penyakit ini merambah pada semua bagian organ tubuh, terutama hati yang merupakan target utama dari organ-organ yang ada di dalam tubuh. Kemudian ulat-ulat itu berkembang di anggota tubuh yang dimasukinya. Ia membentuk sebuah kantong yang penuh berisi dengan embrio anak-anaknya dan cairan bersih, seperti sumber air (mata air). Kantong itu terkadang membesar, sehingga bentuknya menjadi kepala embrio.

Penyakit ini dinamakan penyakit kantong cairan. Indikasinya muncul sesuai dengan anggota tubuh yang ditempatinya. Indikasi paling berbahaya menyerang otak dan otot jantung. Untuk menyembuhkan penyakit ini tidak ada obatnya kecuali dengan operasi.

Para dokter menguatkan bahaya ulat ini dan racun air liur yang disebabkan oleh anjing. Para dokter melaporkan bahwa penyakit ini biasanya berpindah pada manusia atau hewan melalui air liur pembawa virus yang masuk pada bekas jilatannya atau pada luka yang terkena air liurnya.

Sekelompok dokter menjelaskan bahwa ketika ulat-ulat ini sampai pada tubuh manusia, maka ia akan bersemayam di bagian organ tubuh manusia melalui air liur anjing. Para dokter mengatakan bahwa paru-paru dapat terkena ulat Echinococcosis.

Ulat yang bersemayam di paru-paru, yang bertempat di hati dan beberapa organ tubuh bagian dalam Iainnya, mengakibatkan terbentuknya kantong yang penuh dengan cairan. Dari luar, kantong ini diliputi oleh dua lapisan dengan ukuran kantong sebesar bentuk kepala embrio. Penyakit tersebut berkembang dengan lambat. Ulat Echinococcosis dapat tumbuh berkembang di dalam kantong itu selama bertahun-tahun. Dengan demikian, penyakit menular itu dapat berpindah dari anjing kepada manusia.

Inilah Alasannya, Kenapa Jika Terkena Air Liur Anjing Harus Dicuci Dengan Tanah

Bagi Anda yang muslim akan terkejut manakala hal ini sudah diberitahukan pada kita sejak 1400 tahun yang lalu. Ilmuwan membuktikan jika Virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah.

Air liur anjing mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah. Perhatikan sabda Rosulullah berikut :

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali. (HR. Muslim)

Tanah, menurut ilmu kedokteran modern diketahui mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman, yakni: tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman.Eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Anda juga bakal terkejut ketika mengetahui tanah kuburan orang yang meninggal karena sakit aneh dan keras, yang anda kira terdapat banyak kuman karena penyakitnya itu, ternyata para peneliti tidak menemukan bekas apapundari kuman penyakit tersebut di dalam kandungan tanahnya.Menurut muhammad Kamil Abd Al Shamad, tanah mengandung unsur yang cukup kuat menghilangkan bibit-bibit penyakit dan kuman-kuman.Hal ini berdasarkan bahwa molekul-molekul yang terkandung di dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut, sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi kuman secara keseluruhan.

Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut. Para dokter mengemukakan, kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus di dalamnya lebih besar karena perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cairan (air liur anjing) dan tanah.Dr. Al Ismalawi Al-Muhajir mengatakan anjing dapat menularkan virus tocks characins, virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.

sumber :
https://m.facebook.com/home.php?sk=group_156037681101006&view=doc&id=199371543434286


Hadits tentang Puasa Asyura (Hari kesepuluh bulan Muharram

Berdasarkanbeberapa hadits ditemukan anjuran Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam kepada ummat Islam agar melaksanakan puasa di tanggal sepuluh bulan Muharram. Tanggal sepuluh bulan Muharram biasa disebut Yaum ’Aasyuura (Hari kesepuluh bulan Muharram).

Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Seutama-utama berpuasa sesudah bulan Ramadhan ialah dalam bulan Allah yang dimuliakan - yakni Muharram - dan seutama-utama shalat sesudah shalat wajib ialah shaliatullail - yakni shalat sunnah di waktu malam." (Riwayat Muslim)

Suatu ketika Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam mendapati kaum Yahudi sedang berpuasa pada hari ’Asyuura. Lalu beliau bertanya mengapa mereka berpuasa pada hari itu. Merekapun menjelaskan bahwa hal itu untuk memperingati hari dimana Allah telah menolong Nabi Musa bersama kaumnya dari kejaran Fir’aun dan balatentaranya. Bahkan pada hari itu pula Allah telah menenggelamkan Fir’aun sebagai akibat kezalimannya terhadap Bani Israil. Mendengar penjelasan itu maka Nabi shollallahu ’alaih wa sallam-pun menyatakan bahwa ummat Islam jauh lebih berhak daripada kaum Yahudi dalam mensyukuri pertolongan Allah kepada Nabi Musa. Maka beliau-pun menganjurkan kaum muslimin agar berpuasa pada hari ’Asyuura.


Selengkapnya

Kisah Nabi Ismail as

Sampai Nabi Ibrahim yang berhijrah meninggalkan Mesir bersama Sarah, isterinya dan Hajar, di tempat tujuannya di Palestina. Ia telah membawa pindah juga semua binatang ternaknya dan harta miliknya yang telah diperolehnya sebagai hasil usaha niaganya di Mesir.
Al-Bukhari meriwayatkan daripada Ibnu Abbas r.a.berkata:
Pertama-tama yang menggunakan setagi {setagen} ialah Hajar ibu Nabi Ismail tujuan untuk menyembunyikan kandungannya dari Siti Sarah yang telah lama berkumpul dengan Nabi Ibrahim a.s. tetapi belum juga hamil. tetapi walaubagaimana pun juga akhirnya terbukalah rahasia yang disembunyikan itu dengan lahirnya Nabi Ismail a.s. .

Berita terbaru


Komunikasi dengan Allah SWT

Bacaan Al-fatihah dalam shalat adalah rukun dan banyak keutamaannya. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Imam Muslim, Abu ‘Awanah dan Baihaqi, “ Rasulullah SAW bersabda: “Tidak sah shalat seseorang jika tidak membaca Al-Fatihah.”

Rasulullah SAW membaca surat Al-Fatihah dengan berhenti setiap ayat, tidak menyambung satu ayat dengan ayat berikutnya. Jadi bunyinya.. Bismillahirrahmaanirrahiim..(kemudian berhenti), Alhamdulillahirabbil ‘alamiin.. (kemudian berhenti), Arrahmaanirrahiim..(kemudian berhenti), begitulah seterusnya sampai selesai. Beliau tidak menyambung ayat satu dengan ayat berikutnya. HR. Abu Dawud dan Sahmi (64-65) disahkan oelh Hakim dan disetujui oleh Dzahabi. Dalam kitab Al-Irwa’ hadits no.343.

Muhammad Nashiruddin Al-Albani berkomentar: Hadits ini mempunyai banyak sanad. Inilah yang pokok dalam masalah ini, lalu ia berkata ; sejumlah imam salaf dan ahli-ahli Al-Quran dahulu sangat senang membaca Al-Quran ayat per ayat, sekalipun ayat yang satu dengan ayat lain itu masih mempunyai satu pengertian. Sunnah Nabi seperti ini ditinggalkan oleh sebagian besar ahli qira’atul qur’an pada masa-masa ini apalagi yang lain”


Abdullah bin Rawahah, 'Penyair Rasulullah'

Waktu itu, Rasulullah sedang duduk di suatu dataran tinggi di kota Makkah, menyambut para utusan yang datang dari Yatsrib (Madinah) dengan sembunyi-sembunyi agar tidak diketahui kaum Quraisy. Mereka yang datang ini terdiri dari 12 orang utusan suku atau kelompok yang kemudian dikenal dengan sebutan kaum Anshar (penolong Rasul).

Mereka akan berbaiat kepada Rasulullah, yang kelak disebut dengan Baiat Aqabah Ula (pertama). Merekalah pembawa dan penyiar Islam pertama ke Yatsrib. Dan baiat merekalah yang membuka jalan bagi hijrahnya Nabi beserta pengikut beliau, yang pada gilirannya membawa kemajuan bagi Islam. Salah seorang dari utusan yang dibaiat itu adalah Abdullah bin Rawahah.

Ibnu Rawahah adalah seorang penulis dan penyair ulung. Untaian syair-syairnya begitu kuat dan indah didengar. Sejak memeluk Islam, ia membaktikan kemampuan bersyairnya untuk mengabdi bagi kejayaan Islam. Rasulullah sangat menyukai dan menikmati syair-syairnya, serta serta sering menganjurkan kepadanya untuk lebih tekun lagi membuat syair.


Pada suatu hari, Rasulullah sedang duduk bersama para sahabat, tiba-tiba datanglah Abdullah bin Rawahah. Lalu Nabi bertanya kepadanya, "Apa yang kau lakukan jika hendak mengucapkan syair?"

Kalender Islam

Mari Membumikan Al-Quran

Mari Membumikan Al-Quran
Sudahkan baca qur'an hari ini?

 

Copyright © 2009 by The Power of Hikmah